Website ini mencoba untuk menampilkan pengalaman pribadi di masyarakat Indonesia dan beberapa destinasi wisata yang sangat indah di Indonesia selain itu juga mencoba menampilkan wisata kuliner yang ada di Indonesia maupun saat bertugas menjadi Abdi negara. Melalui website ini kami mencoba mengajak pembaca untuk berpartisipasi dalam program SODAQOH SEHAT dan JUMAT BERHASIL.Program ini kami lakukan untuk membantu sesama yang dalam kondisi sakit dan sangat memerlukan uluran tangan kita
Senin, 22 Juni 2020
Yuk belajar mengerjakan soal berikut
Mari kita tes kemampuan kita, beri jawaban pada kolom komentar dan lakukan dengan batas waktu 10 menit.
1. Proses infeksi di paru dapat menimbulkan proses
efusi pleura seperti misalnya pada infeksi Tuberkulosis atau TBC. Manakah
gambaran efusi pleura yang bersifat eksudat?
a.
Cairan jernih
dan encer
b.
Fibrinogen
negatif
c.
Leukosit
<500
d.
Bakteri +
e.
Kadar protein
<2,5 gr
2. Manakah ciri dari transudat pada proses efusi
pleura yang bisa muncul pada hasil pemeriksaan laboratorium cairan pleura
dibawah ini
a.
Protein <
2,5 gr % (tes rivalta negative)
b.
Glukosa >
plasma
c.
Lemak :
positif
d.
Jumlah
lekosit : > 500 mm3
e.
Jenis sel :
< mononuclear
3. Berikut ini yang benar mengenai gambaran LCS pada
ensefalitis akut
a.
Penampakan : Xantochrome
b.
Protein : tinggi
c.
Glukosa : tinggi
d.
WBC/ul :
>100/ul
e.
Paling
banyak ditemukan neutrofil
4. Berikut ini merupakan salah satu hasil yang
didapatkan saat hasil pemeriksaan LCS pasien dengan TBC
a.
FTA-ABS : 95 % (+)
b.
VDRL : 75 % (+)
c.
Protein : 40 mg/dl – 200 mg/dl
d.
Glukosa : tinggi
e.
Ditemukan
pewarnaan BTA +
5.
CK-MB adalah
isoenzim Creatinin Kinase yang terdapat pada berbagai jaringan terutama
miokardium dan ± 20% pada skeletal. Sebagai Pharmasis kapan kita bisa menilai
pemeriksaan enzim yg dilakukan dokter tersebut valid
a.
0-4 jam
b.
24 jam
c.
32 jam
d.
48 jam
e.
>48 jam
6.
TnT dan CK-MB
sebagai biomarker jantung merupakan makromolekul intraseluler yang dikeluarkan
menuju sirkulasi pembuluh darah akibat adanya jejas pada miokardial. Untuk
pertimbangan dalam memberikan acc terapi dari RS kapan saudara bisa menilai
pemeriksaan enzim Troponin I yg dilakukan dokter tersebut valid
a.
Hari ke 1
lalu turun
b.
Hari ke 2
lalu turun
c.
Hari ke 3
saja
d.
Hari ke 4
lalu turun
e.
Hari pertama
di jam awal serta hari ke 2 karena sifatnya bifasik
7. Sindrom koroner akut (SKA) merupakan kegawatan jantung yang ditandai
dengan respons inflamasi berupa aktivasi makrofag dan limfosit T yang
melepaskan berbagai sitokin, salah satunya C Reactive Protein atau CRP. Berikut
adalah yang benar mengenai CRP pada PJK.
a.
CRP dibentuk
di kelenjar limfe
b.
Kadar hsCRP
ditemukan menurun pada angina pektoris tak stabil
c.
hsCRP tidak
dapat dijadikan sebagai prediktor
d.
CRP mempunyai
nilai prognostik yang independen.
e.
CRP tidak
perlu dipakai
8. Pada kelainan Hipertiroid sering didapatkan
gambaran seperti pasien yang sangat kurus, kondisi kulit pasien yang selalu
hangat dan lembab, jantung berdebar atau palpitasi. Manakah gambaran lab yang
mungkin didapatkan pada pasien
a.
T3 normal
b.
T4 Tinggi
c.
TSH turun
d.
Cholesterol
naik
e.
Trigilerida
naik
9. Pada kondisi diabetes mellitus kita mengenal HbA1C
atau hemoglobin yang ter glikosilasi oleh gugus glukosa shingga dapat dijadikan
sebagai marker untuk mengetahu seseorang gula darahnya selalu terkontrol atau
tidak. Berpa nilai HbA1C pada pasien dengan DM?
a.
3-4
b.
4-5,7
c.
< 5,7
d.
5,7-6,4
e.
6,5->
10. Pasien dengan kecurigaan memiliki Diabetes
mellitus akan dilakukan pemeriksaan gula darah puasa sebelum dilakukan
diagnosa. Batas terendah gula darah puasa agar dapat dikatakan pendeta
mengalami diabetes mellitus bila hasilnya sebesar:
a.
75-95
b.
95-115
c.
100-125
d.
126 atau
diatasnya
e.
300
Langganan:
Postingan (Atom)