Senin, 22 Juni 2020

Salah satu kegiatan SODAQOH SEHAT dengan "Jumat Berhasil" di Puskesmas T...

Kami Siap Berjuang Melawan COVID-19 Demi Masyarakat

Semangat Tim Rujukan Puskesmas Trosobo

Protokol Kesehatan Selama Pandemi COVID-19

Ngopi COVID-19 Bareng Dokter Arif

Sidak "Kampung Tangguh" COVID-19 Bersama Forpimka Kabupaten Sidoarjo

Yuk belajar mengerjakan soal berikut

Mari kita tes kemampuan kita, beri jawaban pada kolom komentar dan lakukan dengan batas waktu 10 menit.
1.      Proses infeksi di paru dapat menimbulkan proses efusi pleura seperti misalnya pada infeksi Tuberkulosis atau TBC. Manakah gambaran efusi pleura yang bersifat eksudat?
a.       Cairan jernih dan encer
b.      Fibrinogen negatif
c.       Leukosit <500
d.      Bakteri +
e.       Kadar protein <2,5 gr
2.      Manakah ciri dari transudat pada proses efusi pleura yang bisa muncul pada hasil pemeriksaan laboratorium cairan pleura dibawah ini
a.       Protein < 2,5 gr % (tes rivalta negative)
b.      Glukosa > plasma
c.       Lemak : positif
d.      Jumlah lekosit : > 500 mm3
e.       Jenis sel : < mononuclear
3.      Berikut ini yang benar mengenai gambaran LCS pada ensefalitis akut
a.       Penampakan  : Xantochrome           
b.      Protein          : tinggi
c.       Glukosa         : tinggi
d.      WBC/ul         :  >100/ul
e.       Paling banyak ditemukan neutrofil
4.      Berikut ini merupakan salah satu hasil yang didapatkan saat hasil pemeriksaan LCS pasien dengan TBC
a.       FTA-ABS     : 95 % (+)
b.      VDRL           : 75 % (+)
c.       Protein          : 40 mg/dl – 200 mg/dl
d.      Glukosa         : tinggi
e.       Ditemukan pewarnaan BTA +
5.      CK-MB adalah isoenzim Creatinin Kinase yang terdapat pada berbagai jaringan terutama miokardium dan ± 20% pada skeletal. Sebagai Pharmasis kapan kita bisa menilai pemeriksaan enzim yg dilakukan dokter tersebut valid
a.       0-4 jam
b.      24 jam
c.       32 jam
d.      48 jam
e.       >48 jam
6.      TnT dan CK-MB sebagai biomarker jantung merupakan makromolekul intraseluler yang dikeluarkan menuju sirkulasi pembuluh darah akibat adanya jejas pada miokardial. Untuk pertimbangan dalam memberikan acc terapi dari RS kapan saudara bisa menilai pemeriksaan enzim Troponin I yg dilakukan dokter tersebut valid
a.       Hari ke 1 lalu turun
b.      Hari ke 2 lalu turun
c.       Hari ke 3 saja
d.      Hari ke 4 lalu turun
e.       Hari pertama di jam awal serta hari ke 2 karena sifatnya bifasik
7.      Sindrom koroner akut (SKA) merupakan kegawatan jantung yang ditandai dengan respons inflamasi berupa aktivasi makrofag dan limfosit T yang melepaskan berbagai sitokin, salah satunya C Reactive Protein atau CRP. Berikut adalah yang benar mengenai CRP pada PJK.
a.       CRP dibentuk di kelenjar limfe
b.      Kadar hsCRP ditemukan menurun pada angina pektoris tak stabil
c.       hsCRP tidak dapat dijadikan sebagai prediktor
d.      CRP mempunyai nilai prognostik yang independen.
e.       CRP tidak perlu dipakai
8.      Pada kelainan Hipertiroid sering didapatkan gambaran seperti pasien yang sangat kurus, kondisi kulit pasien yang selalu hangat dan lembab, jantung berdebar atau palpitasi. Manakah gambaran lab yang mungkin didapatkan pada pasien
a.       T3 normal
b.      T4 Tinggi
c.       TSH turun
d.      Cholesterol naik
e.       Trigilerida naik
9.      Pada kondisi diabetes mellitus kita mengenal HbA1C atau hemoglobin yang ter glikosilasi oleh gugus glukosa shingga dapat dijadikan sebagai marker untuk mengetahu seseorang gula darahnya selalu terkontrol atau tidak. Berpa nilai HbA1C pada pasien dengan DM?
a.       3-4
b.      4-5,7
c.       < 5,7
d.      5,7-6,4
e.       6,5->
10.  Pasien dengan kecurigaan memiliki Diabetes mellitus akan dilakukan pemeriksaan gula darah puasa sebelum dilakukan diagnosa. Batas terendah gula darah puasa agar dapat dikatakan pendeta mengalami diabetes mellitus bila hasilnya sebesar:
a.       75-95
b.      95-115
c.       100-125
d.      126 atau diatasnya
e.       300